Sumber : koreaboo.com

Media Jepang Sebut ‘Squid Game’ Sukses Karena Manipulasi

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on pinterest
Share on email

Sang author mengatakan kalau ranking ‘Squid Game’  bisa dimanipulasi mirip dengan yang biasa dilakukan oleh k – pop. Squid game memang terus mengimpresi banyak orang dengan pencapaiannya yang luar biasa. Jumlah penonton yang sudah menonton drama satu ini memang luar biasa bahkan meskipun telah premier sejak sebulan yang lalu. Respon positif yang diterima oleh drama satu ini memang luar biasa. Bahkan pemain utama squid game yaitu Lee Jung Jae juga dinominasikan dalam 2021 Gotham Awards.

Agaknya, tidak hanya komentar positif yang diberikan oleh seluruh netizen yang ada di dunia. salah satu media Jepang bahkan menyebut kalau kepopuleran ‘Squid Game’ kali ini merupakan hasil dari manipulasi data. Mirip dengan yang biasa terjadi di k – pop.

Media Jepang Sebut
Sumber : koreaboo.com

Menurut kepada laporan tersebut, sang outlet media memang membagikan mengenai berbagai alasan kenapa drama ‘Squid Game’ menjadi nomor satu dalam berbagai kategori. Outlet media Jepang tersebut percaya bahwa series tersebut tidak sepopuler seperti yang diberitakan oleh media – media lain. Mereka menjabarkan alasannya satu per satu dengan judul ‘3 Alasan Kenapa Orang – Orang Sebenarnya Tidak Ketergantungan Kepadanya’ di situs ekonomi Jepang ‘Modern Business’.

Author dari publikasi yang satu ini adalah Naoko Yamamoto. Dimana ia memberikan klaimnya dengan mulai memaparkan bahwa Jepang memiliki jumlah penonton yang tinggi juga. Dan acara tersebut ternyata tidak mendapatkan respon yang luar biasa di negara tersebut. Berbeda dengan negara – negara lainnya di dunia.

Media Jepang Sebut ‘Squid Game’ Tenar Karena Hasil Manipulasi – Mirip k – pop

Naoko kemudian mengungkapkan bahwa ia mengumpulkan kurang dari seratus komentar. Yang mana menurut sang penulis itu sendiri adalah ‘sebuah indikasi dari level minat yang dimiliki oleh orang – orang’.

Dia kemudian melanjutkan klaimnya dengan menyatakan bahwa keseluruhan industry Entertainment di Jepang tidak terlalu tertarik dengan produksi Korea Selatan yang booming tersebut karena, ‘produksi genre game kematian, seperti Squid Game sudah ada sebelumnya di JEpang’.

Sang author Modern Business tersebut menyebutkan beberapa contoh di antara. Yaitu ‘Kaiji’ dan ‘Battle Royale’ sebagai dua dari banyaknya produksi Jepang yang memiliki genre super mirip dengan ‘Squid Game’. Tapi menurut author tersebut, tidak seperti ‘Squid Game’ yang booming luar biasa, ‘Kaiji’ dan ‘Battle Royale’ belum cukup mendapatkan respon yang positif dari masyarakat dunia.

Sebagai tambahan, Naoko Yamamoto juga membagikan pendapatnya tentang series tersebut. dimana ia mengatakan bahwa, ‘Ranking itu bisa dimanipulasi. Seperti yang mereka lakukan dengan K – pop’.

Menindaklanjuti perilisan publikasi di Modern Business tersebut, netizen Korea langsung mengkritik klaim Naoko Yamamoto dan mengebunya sebagai ‘iri’. Atau Tindakan yang didasarkan pada perasaan ‘cemburu’ tentang keberhasilan dari ‘Squid Game’ itu sendiri. Kata netizen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang wajib ditandai *

More Updates

Stay Connected