Sumber : klikkoran.com

Ayla The Daughter of War dan Cerita Nyata Dibaliknya

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on pinterest
Share on email

Satu minggu setelah premier film Ayla The Daughter of War, sebuah film yang dibuat berdasarkan kisah nyata dari Kim Eunja dan seorang tentara Turki yang Bernama Suleyman Dirbirligi tersebut, memang menceritakan tentang Kim yang diadopsi setelah menjadi yayim piatu dalam perang Korea. Keduanya kembali bersama dan membuat banyak orang menangis di Istanbul setelah beberapa tahun lamanya.

Kim Eunja dan Sersan Suleyman Dilbirligi, mereka adalah dua karakter nyata yang ceritanya dituangkan kedalam film berjudul ‘Ayla’ tersebut. Mereka akhirnya bisa bertemu kembali di Istanbul tepat sekitar beberapa mingu setelah sang film tersebut debut.

Ayla The Daughter of War
Sumber : minews.id

Drama yang menceritakan tentang seorang tentara Turki dan seorang gadis yatim piatu Korea yang ia rawat selama lebih dari satu tahun memang telah membuat banyak penonton Turki bahkan di sleuruh dunia sekalipun menangis melihatnya.

Mereka juga dinobatkan sebagai Film dengan Bahasa asing yang terbaik dalam Oscar. Ayla memang menceritakan kisah nyata dari Dilbirligi yang bertempur pada tahun 1950 lalu saat pecahnya perang Korea dan gadis kecil Korea berumus lima tahun yang kemudian diberikan nama Turki dengan sebutan ‘Ayla’.

Orang tua Kim terbunuh dalam perang ketika Dilbirligi menemukan snag gadis cilik sendirian di dalam hutan. Dia kemudian memutuskan untuk membawa gadis mungil tersebut ke markas dari tentara Turki. Selama empat belas bulan lamanya, sang Tentara merawat Ayla dengan penuh kasih sayang.

Ayah Ayla The Daughter of War Sedang Sakit Saat Dijenguk

Akan tetapi, ketika prajurit Turki diharuskan untuk pulang setelah perang selesai, Ayla harus dititipkan kepada pasukan lain disana. Kemudian, Ayla dimasukkan ke dalam panti asuhan. Meskipun mereka memang telah bertemu sebelumnya, reuni terbaru kali ini antara seorang mantan tentara yang sudah berusia 91 tahun dengan Ayla atau Kim yang sudah berusia 71 tahun harus dilakukan di rumah sakit karena Suleyman sedang dirawat karena memiliki kegagalan di organ pernafasannya di Istanbul.

Dilbirligi hanya bisa memberikan isyarat melalui tangannya kepada sang anak. Ketika Ayla menangis melihat ayahnya terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit. Salah seorang otoritas pariwisata dan budaya di Istanbul, yang menemani Kim selama kunjungan tersebut. Menyebutkan kepada Anadolu Agency atau AA bahwa itu adalah momen yang sangat mengharukan. Dimana kala itu terlihat jelas bagaimana cinta dan kangennya Kim terhadap sosok seorang ayah yang sudah lama tidak ditemuinya. Jika anda belum menonton film mengharu – biru yang satu ini saya sangat menyarankan untuk menontonnya. Karena terdapat banyak sekali pembelajaran yang bisa anda dapatkan dari sinema yang cukup menggetarkan dan menyentuh hati lewat film Ayla the Daughter of War tersebut. Selamat menonton!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang wajib ditandai *

More Updates

Stay Connected