Atalarik Syah Tulis Surat Terbuka Yang Menyebutkan Anak Menolak Dibawa Oleh Mantan Istrinya

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on pinterest
Share on email

Konflik perebutan hak asuh anak antara Atalarik Syah dan mantan istrinya yang bernama Tsania marwa tak kunjung usai. Pasalnya sudah beberapa tahun ini permasalahan mereka dari semenjak proses perceraian hingga tuntutan hak asuh anak masih berlanjut. Setelah melalui proses yang panjang tentang perebutan hak asuh anak, akhirnya pengadilan memutuskan jika hak asuh anak jatuh kepada sang ibu yaitu Tsania Marwah. Tentu Tsania Marwah bahagia karena akhirnya bisa berjumpa dengan anaknya. Atalarik Syah tulis surat terbuka usai mantan istrinya melakukan aksi penjemputan buah hati di kediaman Atalarik.


Surat terbuka itu diunggah langsung oleh sang aktor melalui akun Instagram pribadinya. Dalam surat itu Atalarik menuturkan kekecewaannya terhadap aksi Tsania marwa yang menjemput paksa anak-anaknya. Sementara pada salah satu poinnya Atalarik menyebutkan jika buah hati mereka berdua sangat tertekan dengan aksi yang sudah dilakukan oleh Tsania Marwah. Atalarik berucap jika tindakan yang berlebihan serta memancing kerusuhan yang membuat kerusakan pada anak-anaknya yang memperoleh tindakan eksekusi selama kurang lebih 6 jam. Atalarik juga berujar jika eksekusi tersebut tidak memperdulikan pengaruh psikologis terhadap anak-anak yang masih berusia 8 serta 5 tahun.

Fakta Tentang Atalarik Syah Tulis Surat Terbuka

Atalarik mengungkap jika Tsania Marwah tak memperdulikan psikologis anak-anaknya
Atalarik Syah tulis surat terbuka dengan salah satu poin yang mengatakan jika anak anaknya sudah berteriak puluhan kali dan dengan terang-terangan menolak untuk ikut dengan ibunya. Bahkan kakak dari Teddy Syah ini menyebutkan jika Marwah melakukan tindak kekerasan kepada anak anak-anaknya yang menolak untuk dibawa. Dalam tulisannya Atalarik berkata jika marwa melakukan kekerasan kepada anaknya dengan menarik tangan anak ketika anak meronta-ronta tidak ingin ikut. Usai memanfaatkan pasar kekecewaannya atas peristiwa penjemputan anaknya, Atalarik berpesan kepada pihak pemerintah untuk melakukan perbaikan pada sistem agar kejadian yang serupa tak terulang lagi. Melengkapi surat terbuka yang ditulis Atalarik juga mengunggah foto dirinya bersama anak-anaknya.


Pria berusia 47 tahun tersebut membuktikan jika mereka bahagia meski harus tinggal bersama sang ayah. Atalarik menulis jika anak-anaknya masih memiliki hati dan perasaan sehingga masih memilih bersama saya. Seperti yang sudah diketahui jika Tsania Marwah menunaikan hak untuk menjemput kedua anaknya yaitu Syarief dan Shabira di rumah Atalarik pada tanggal 29 April lalu. Tsania Marwah lah yang memenangkan hak asuh anak sesuai dengan keputusan pengadilan agama di Cibinong. Atalarik Syah tulis surat terbuka tentang kekecewaan atas tindakan eksekusi memang cukup menyita perhatian publik dikarenakan konflik antara kedua orang tua dari Syarief dan Shabira yang tak kunjung menemui titik terang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang wajib ditandai *

More Updates

Stay Connected